Sabtu, 28 April 2012

MANFAAT E-LEARNING DALAM PENDIDIKAN


MANFAAT E-LEARNING  DALAM PENDIDIKAN
Oleh:
HimayatulHasiba        : 10.0401.0017
NurulHidayati : 10.0401.0090
A.    PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi mempunyai peran yang sangatpentingdalamduniapendidikan.Pembelajaranjarakjauhadalahsebuahmetodepengajaran di manaaktivitaspengajarandilaksanakansecaraterpisah.Terpisahnyakegiatantersebutdapatberupajarakfisikmaupunnonfisik.Sisitempendidikanjarakjauhinimerupakansuatu alternative untukpemerataankesempatandalambidangpendidikan. System inijugadapatmengatasikurangnyatenagapengajar yang berkualitas, karenatenagapengajardanpesertadidiktidakharusberadadalamsatutempat yang sama.Olehkarenaitupengembangan model pengajaraninitidakhanyasekedarmenyajikanmateripelajarankedalam internet tetapiperlu di pertimbangkansecaralogisdanmemegangprinsippembelajaran.Ilmudanteknologiterutamatelnologiberkembangbegitupesat.Dalambidangpendidikantelahberkembangapa yang disebutdengane-learning. Pemanfaatanteknologiinternet untukpendidikan di peloporiolehsekolahmiliter di AmerikaSerikat (1983).Di Indonesia pemanfaatanteknologi internet dimualisekitartahun 1995 ketikaIndoInternetmemperkenalkanjasalayanan internet.Seiringperkembanganzaman, pemanfaatan internet untukpendidikan di Indonesia,khususnya di perguruantinggiterusberkembang.
Tujuandaripembelajaraniniantaralainadalahmenerapkanpendidikanjarakjauh yang di kembangkan di Indonesia. Saranapenunjangdalampendidikanjarakjauhiniadalahteknologiinformasi.Kemunculanteknologiinformasidankomunikasipadapendidikansecaraonline, baikpendidikan formal ataunonformal yang menggunakanfasilitas internet.
B.     MENGENAL E-LEARNING
1.      Internet sebagai media pendidikan
Dewasa ini perkembangan teknologi sangat pesat. Kini, untuk mencari informasi tidak hanya terbatas pada surat kabar, audio visual dan elektronik, tetapi juga melalui sumber informasi lain diantaranya jaringan internet. Dengan berkembangnya teknologi ini, memungkinkan semua orang untuk bisa mendapatkan informasi dimanapun dan kapanpun.
Penemuan internet dianggapsebagaipenemuan yang cukupbesar, yang mengubahduniadari yang bersifatlokalmenjadiglobal.Didalam internet terdapatsumber-sumberinformasidunia yang dapat di aksesolehsiapapundankapanpunmelaluijaringan internet.
Perkembangan teknologi tersebut juga memberi dampak pada pendidikan, yang mana pendidikan merupakan proses komunikasi dan informasi antara pendidik dan siswa. Salah satu hasilnya yaitu sebuah metode pembelajaran jarak jauh yang disebut dengan e-Learning.
2.      Apaitue-Learning
Banyakparaahlimendefinisakane-Learningsesuaisudutpandangnya.E-Learning berkepanjangandarielectronicdanlearning.Menurut Dewi Salma Prawiladilaga dan Eveline Siregar dalam bukunya Mozaik Teknologi Pendidikan (200:97) mengatakan bahwa “e-Learning atau pembelajaran melalui online adalah pembelajaran yang pelaksanaannya didukung oleh jasa teknologi seperti telepon, audio, videotape, transmisi satelit atau komputer”.
E-Learning merupakan sebuah metode pembelajaran yang sangat bergantung dengan bantuan perangkat elektronik, khususnya komputer dan jaringan internet. Dari definisitersebutdapatdipahamibahwaPembelajarandengane-Learningmembutuhkaninfrastrukturersendiri yang mendukungterutamaadalahkoneksi internet.Sehingga e-learning tidakdapatdipisahkandaripenggunaan internet dalampembelajaran. Tetapi e-Learning juga tidak selamanya harus menggunakan jaringan internet.E-Learning juga bisa menggunakan media CD/DVD ataupun media penyimpanan data lainnya. Dengan demikian e-Learning bisa didefinisikan sebagai suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.
Sedangkankarakteristike-Learningantaralainadalah:
a.       Memanfaatkanjasateknologielektronik, di manapendidikdanpesertadidik, pesertadidikdengansesamapesertadidikataupendidikdan sesame pendidikdapatberkomunikasidengan relative mudahtanpadibatasiolehhal-hal yang protokoler.
b.      Memanfaatkankeunggulankomputer.
c.       Menggunakanbahanajarbersifatmandiriyangdisimpan di computer sehinggadapatdiaksesolehpendidikdanpesertadidikkapansajadan di manasajabilamemerlukannya.
d.      Memanfaatkanjadwalpembelajaran, kurikulum, hasilkemajuanbelajardanhal-halyang berkaitandenganadministrasipendidikandapatdilihatsetiapsaat di komputer.
3.      Kelebihandankekurangane-Learning
Seiringdenganberkembangnyateknologipembelajaran, padaprinsipnyateknologitersebutdapatdikelompokkanmenjadidua, yaitu: Technology based learning yang terdiridariAudio Information Technologies(radio, audio tape, voice mail telephone) danVideo Information Technologies (video tape, video text, video messaging)sertaTechnology based web-learning yang padadasarnyaadalahData Information Technologies (bulletin board, Internet, e-mail, tele-collaboration).
Dalampelaksanaanpembelajaransehari-hari, yang seringdijumpaiadalah
Kombinasidariteknologi yang dituliskan di atas.Teknologiinijugasering di pakaipadapendidikanjarakjauhyang dimaksudkan agar komunikasiantarapendidikdanpesertadidik bias terjadidengankeunggulan
Teknologie-Learningini.
Pada proses pembelajaran, metode e-Learning banyak memiliki manfaat, baik itu manfaat bagi tenaga pengajar, peserta didik dan institusi penyelenggara pendidikan. Beberapa manfaat e-Learning dilihat dari sisi pengguna e-Learning:
a.       Bagi Tenaga Pengajar
1)       Pemanfaatan multimedia (gambar, foto, animasi, audio, video dll) untuk penganekaragaman dan pengayaan pembelajaran.
2)       Mempermudah dalam pemantauan kegiatan belajar peserta didik.
3)       Sebagai bentuk pemanfaatan TIK dalam pengembangan kegiatan belajar mengajar secara interaktif.
4)       Sebagai sarana unjuk kompetensi dan profesionalisme tenaga pengajar.
b.      Bagi Peserta Didik
1)       Sebagai sarana untuk berkomunikasi secara interaktif dengan tenaga pengajar yang lebih efektif dalam proses pendidikan dan pengajaran.
2)       Mengoptimalkan proses belajar mengajar karena tidak lagi terlalu terikat oleh ruang dan waktu.
3)       Sebagai sarana pembekalan dan pelatihan terhadap pemanfaatan TIK.
4)       Memaksimalkan data tangkap peserta didik, karena bahan ajar tidak hanya terpaku kepada teks tetapi bisa berupa gambar, video ataupun media-media yang menarik lainnya.
c.       Bagi Institusi Penyelenggara
1)       Sebagai salah satu indikator tentang pemanfaatan, penerapan dan pengembangan TIK.
2)       Sebagai bentuk komunikasi, publikasi dan promosi Institusi agar lebih dikenal oleh masyarakat secara luas baik didalam negeri maupun keluar negeri, khususnya di bidang pendidikan dan pengajaran.
3)       Sebagai sarana monitoring dan evaluasi kinerja satuan kerja pendidikan dalam rencana kerja pendidikan yang telah ditetapkan.
4)       Sebagai sarana untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi kinerja tenaga pengajar.
Walaupundemikianpemanfaatan internet untukpembelajaranataue-Learningjugatidakterlepasdariberbagaikekurangan.Menghadirkansuasanasekolah yang sesungguhnyamelaluiInformasiTeknologibukanlahhal yang mudah, karenapendidikantidakhanyamentransferilmupengetahuandanteknologisajamelainkanlingkunganpendidikanharustetap di upayakansertaharusmemilikisejumlahmanfaat lain yang jugapentingdalammembentukkepribadianpesertadidik.
Faktoritulah yang belumdapatdihadirkandalam system e-Learningsaatini.Melalui model pertemuan yang tidaksecaralangsungantarapendidikdanpesertadidikatauantarpesertadidikdanpesertadidikmenjadikanpembentukankepribadian, pembentukanemosidanpolaberfikirbelummendapatporsi yang seimbangbahkancenderungsangatkurang.Beberapakekurangandalame-Learning:
1)      Kurangnyainteraksiantarapendidikdanpesertadidikataubahkanantarpesertadidikitusendiri. Kurangnyainteraksiinibisamemperlambatterbentuknyakepribadaandalam proses belajarmengajar.
2)      Kecenderunganmengabaikanaspekakademikatauaspek social dansebaliknyamendorongtumbuhnyaaspekbisniskomersial.
3)      Proses belajarmengajarcenderungkearahpelatihandaripadapendidikan.
4)      Berubahnyaperan guru dari yang semulamenguasaiteknikpembelajarankonvensional, kinijugadituntutmengetahuiteknikpembelajaranyang menggunakan ICT.
5)      Siswa yang tidakmempunyaimotivasibelajar yangtinggicenderunggagal.
6)      Tidaksemuatempattersediafasilitas internet.
7)      Kurangnyatenaga yang mengetahuidanmemilikiketrampilan internet.
8)      Kurangnyapenguasaanbahasakomputer.
Adapunpengaruh negative dari internet itusendiriantara lain:
1)      Pengaruhpsikologi
Keinginenserbacepatdalammelakukankegiatanapasaja.Hal iniperludiwaspadai agar tetapdapatmembedakankondisiantaraberinteraksidengan computer danberinterksidenganlingkungannya.
2)      Menurunnyakemampuanberpikir
Berbagaimacamfasilitas yang dapat di aksessecaraotomatismengakibatkanmenurunnyakemampuanberpikir.
3)      Menurunnyasosialisasi
Perubahanpsikologidanterlaluasyiknyabermain computer besertaaplikasinyamengakibatkanpenurunansosialisasipadapenggunkomputer.
4)      Merasasetatussosialnyalebihtinggi
Saatiniteknologi computer masihtergolongsebagaiteknologibaru yang harganyamasihcukuptinggai, makapemilikmerasabahwasetatussosialnyalebihtinggi.
5)      Meningkatnyajumlahpengangguran
Di suatusisi, computer memangsangatmembantumeningkatkansuatukualitas, namun di sisi lain jugamenggusurtenagakerja, misalnyatenagapengajar.
6)      Penyalahgunaanlainnya
Komputerjugasering di salahgunakan, untukmemproduksiataumenyebarluaskangambar-gambar porno yang dapatmerusak moral parapengguna.
C.     PERTIMBANGAN E-LEARNING
E-learningakansangatbergunajikadilaksanakan. Berbagaimanfaatadanya system iniakan bias dirasakan. Mungkinbagibeberapa orang, merekasudah bias merasakanmanfaatadanyae-Learningini.Tetapimasihlebihbanyak yang belum bias merasakannya.Melihatnyasajabelum, apalagimerasakanmanfaatnya.Bahkan di kalanganpengajar pun masihada yang belummengenalapaitue-Learning.
Padaumumnya, pemanfaatane-Learningtergantungpadapenggunamemandangataumenilaie-Learning itusediri.Penggunaanteknologitersebuttergantungpada: Pertama, Apakahteknologiitumemangsudahmerupakankebutuhan.Kedua, Apakahfasilitaspendukungnyasudahmemadai.Ketiga, Apakahdidukungdana yang memadai. Keempat, Apakahadadukungandaripembuatkebijakan.
Satuhal yang perludiperhatikansebelumseseorangmemenfaatkan internet untukpembelajaran, yaituperlunyamelakukankajian, apakahmemangmemerlukane-Learningatautidak.Sebabkadang-kadangwalaupunpenggunaane-Learning untukpembelajarantelahdisiapkansecarabaikdankualitaspenyelenggarannyajugabaik, masyarakantbelum bias menerimanyakarenamerekamenganggapcara-carapendidikankonvensional di anggaplebihbaik.
D.     KESIMPULAN
E-learningadalahpembelajaran yang memerlukanalatbantuelektronika.Bisaberupatechnology basew learningseperti audio dan video atauweb-base learning (denganbantuanperangkatkomputerdan internet).Penggunaanteknologie-Learningsebenarnya bias dipakaiuntukpendidikantatapmukaataupendidikanjarakjauhtergantungdarikepentingannya.Dengan adanya uraian mengenai e-Learning diatas, dapat di simpulkan bahwa pemanfaatan e-Learning sudah seharusnya mulai dirintis atau diterapkan pada sebuah institusi penyelenggara pendidikan. Hal tersebut dikarenakan telah banyaknya media maupun teknologi yang dikembangkan guna mendukung terselenggaranya e-Learning. Salah satu diantaranya yaitu perkembangan di bidang teknologi informasi khususnya pada komputer dan jaringan internet. Saat ini dengan teknologi tersebut, kita dapat dengan mudah mengakses informasi dimanapun dan kapanpun kita mau.




DAFTAR PUSTAKA

Oetomo, Budi Sutedjo Dharma. 2002. e-Education Konsep, TeknologidanAplikasi Internet Pendidikan. Yogyakarta: ANDI
Prawiladilaga, Dewi Salma danEvelineSiregar. 2004. MozaikTeknologiPendidikan. Jakarta: Kencana
Uno, Hamzah B. 2008. Model Pembelajaran. Jakarta: BaumiAksara
Fatekha, RifqiAmal(2012)  e-Learning  (online) Tersediahttp://rifqithokz.wordpress.com/2012/01/11/sedikit-pengenalan-tentang-e-learning/(15 maret 2012)
Ngadiyo(2008)“DampakPenggunaanMetodePembelajaran e-Learning bagiMahasiswa” (online) tersediahttp://ngadiyo.files.wordpress.com/2008/03/187_30203614_e-learning_ngadiyo.pdf (15 Maret 2012)
Suryanto, Asep Herman (2005) “Mengenal e-Learning” (online) Tersedia:http://www.asep-hs.web.ugm.ac.id (6 Maret 2012)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar